Senin, 31 Oktober 2016

ANALISIS KEBIJAKAN E-WARONG
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Kebijakan Kesejahteraan Sosial




Disusun Oleh:
Rendra Ristiana
16.01.013

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL
PROGRAM PASCA SARJANA SPESIALIS 1
BANDUNG
2016

KATA PNGANTAR
               Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakat.
               Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
                Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
               Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
    
Bandung

Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................................................ i
DAFTAR ISI........................................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG...................................................................................................................... 4
B.     TUJUAN PENULISAN................................................................................................................... 4
BAB IIPEMBAHASAN
A.    PROGRAM E-WARONG................................................................................................................ 5         
B.     TEKHNIS OPRASIONAL.............................................................................................................. 9
C.     TUJUAN DARI E-WARONG......................................................................................................... 10
D.    EVALUASI KEBIJAKAN.............................................................................................................. 11
BAB II KESIMPULAN
A.    KESIMPULAN................................................................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA





BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Di Indonesia saat ini banyak kebijakan dan program-program yang diluncurkan oleh pemerintahan dari berbagai kementrian untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia. Namun dari sekian banyak kebijakan dan program yang ada saat ini, masih banyak yang pada kenyataanya tidak tepat sasaran bahkan menimbulkan masalah-masalah baru. Baru baru ini telah dimunculkan kembali suatu kebijakan atau program yang ditujukan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia melalui program e-warong. E-warong adalah program yang dirancang untuk menjadi sebuah wadah terpadu untuk menampung berbagai bantuan untuk masyarakat, namun apakah program e-warong merupakan kebijakan yang unggu. Suatu kebijakan atau suatu program dapat dkatakan suatu kebijakan unggul apabila kebijakan tersebut memuat nilai cerdas, bijaksana dan memberikan harapan. Suatu program dapat terlihat apakah program tersebut merupakan program yang unggul atau bukan hanya bisa melihat dari tiga nilai yang terkandung dalam kebijakan.
B.     Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini diantaranya
1.      Memberitahukan kepada pebaca menenai criteria program unggul
2.      Memberitahukan kepada pembaca mengenai e-warong
3.      Menmberitahukan kepada pembaca mengenai analisis program e-warong


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Program E WARONG
Program e-Warong merupakan salah satu program terbaru yang dikeluarkan oleh kementrian sosial dalam mengentaskan kemiskinan, program ini akan membuat penerima bantuan terberdayakan secara ekonomi lantaran merekalah yang akan mengelola warung sekaligus yang membelinya, layaknya sebuah koperasi.
Program E-Warong ini di design sebagai pusat dari semua layanan dengan kata lain seluruh bantuan sosial secara nontunai akan didistribusikan lewat E-Warong yang dilengkapi mesin electronic data capture (EDC). Seluruh transaksi akan menggunakan kartu. Selain tepat sasaran, terobosan ini diklaim memudahkan monitoring dan pelaporan.Kartu ‘’BISA’’tersebut bisa digunakan untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari 19 kementerian dengan sistem e-wallet. Sistem e-wallet ini mengatur supaya penerima hanya bisa memanfaatkan bansos sesuai dengan penggunaannya.
Total bansos dari 19 kementerian tersebut mencapai Rp148 triliun dimana Rp9,8 triliun disalurkan oleh Kementerian Sosial. Bantuan nontunai dengan memanfaatkan teknologi digital ini juga memungkinkan Wali Kota, Gubernur, kementerian, bahkan Presiden untuk memantau dana dan proses penyaluran bansos. “Bantuan ini merupakan konversi dari subsidi pangan ke bantuan pangan, yakni raskin dan rastra. Bantuan elpiji 3 kg, pupuk, dan lainnya nanti bisa menggunakan kartu ini sehingga disebut Kartu Combo atau Kartu Bisa,” E-Warong idealnya melayani 1.000 penerima raskin dan 1.000 penerima program keluarga harapan (PKH). Di Solo tercatat ada 8.571 penerima PKH yang kemungkinan masih bisa bertambah dan 29.043 penerima subsidi beras sejahtera (rastra) sehingga minimal ada 30 e-Warong untuk melayani seluruh penerima.
Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa menjual daging sapi dengan harga Rp65.000/kg. Harga barang kebutuhan yang dijual di e-Warong ini sudah ditentukan oleh pemerintah dan harganya lebih rendah dari harga pasar karena supply barang dilakukan langsung oleh Bulog. Oleh karena itu, e-Warong ini diharapkan bisa membantu menekan inflasi.Kartu Bisa ini bisa melakukan transaksi dan tarik tunai di seluruh jaringan e-Warong, outlet, dan agen BNI. Dia mengungkapkan pengelola e-Warong otomatis menjadi agen BNI dan melayani setiap transaksi, bahkan bisa juga melayani pembayaran listrik, pulsa, telepon, transfer, dan lainnya.
Sistem penyaluran bansos secara nontunai ini terintegrasi di sistem digital perbankan sehingga pemegang kartu bisa memanfaatkan jaringan yang dimiliki Himbara (himpunan bank Negara), yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN. Oleh karena itu, diharapkan penerapan kartu ini mendukung inklusi keuangan masyarakat. Di Solo, warung kelompok usaha bersama (Kube) Gulon Sejahtera, Jebres, yang dikelola Sugiyanti, 40, merupakan e-Warong pertama di Kota Bengawan yang diresmikan secara langsung oleh Mensos. “Sebelumnya saya menjahit tapi kemudian ditunjuk untuk mengelola warung. Saat ini baru ada 100 anggota dan saya berharap warung bisa terus berkembang,” ujar Sugiyanti saat berbincang dengan Koran Solo seusai peresmian e-Warong Kube Gulon Sejahtera.
Kemensos telah menetapkan 74 kabupaten/kota sebagai proyek percontohan penyerahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dari tunai menjadi nontunai, yaitu melalui warung nontunai (Program e-Warung), agar bantuan sosial (bansos) tak diselewengkan.Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, perubahan mekanisme itu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin sekaligus meningkatkan pengawasan, terhadap pelaksanaan penyaluran dana PKH agar tidak diselewengkan.
“Jadi, ini sebenarnya arahan Presiden (Jokowi), seluruh dana bansos itu diarahkan untuk dilakukan secara nontunai. (Program e-Warung) Supaya efisien, masyarakat tidak mengantre. Lalu, menghindarkan adanya pemotongan (penyelewengan),” ujar  Khofifah, Senin (11/7).
Saat ini dana PKH dari Kementerian Sosial yang sudah turun sebesar Rp 1,6 triliun. Jika diserahkan secara tunai, dikhawatirkan terjadi antrean dan tidak efektif, khususnya bagi penerima dana PKH.Untuk itu, Kementerian Sosial bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) sudah membuat layanan e-warung atau warung nontunai pertama di Malang, Jawa Timur melalui kartu ‘BISA’.E-warung itu, lanjutnya, dikelola  Kelompok Usaha Bersama (Kube) Program PKH Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera Nasional di Malang. Peresmiannya sudah dilakukan pada 27 Juni 2016.
MenteriSosial Khofifah Indar Parawansa kembali meresmikan e-warung di wilayah Kota Bandung BersamaWali Kota Bandung Ridwan Kamil, Mensos meresmikan 10 e-warung Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE-PKH).
"Peluncuran e-warung di Kota Bandung ini merupakan kota ke-16, namun pecah kanre kor peluncuran e-warong terbanyak yakni 10 e-warung sekaligus. Dan saya apresiasi aplikasinya di Kota Bandung sudah siap," kata Mensos dilansir dari Antara, Jumat (2/9/2016).
Peluncuran e-warung yang berbasis smart technologi itu digelar di kawasan industry rajutan unggulan di Kota Bandung. Peluncuran e-warung ditandai dengan penyerahan bantuansosial dansubsidi pemerintah oleh Mensos kepada 50 keluarga penerima manfaat senilai total Rp750 juta.
Mensos menyatakan e-warung ini merupakan sebagian upaya pemerintah untuk membantu kesejahteraan rakyat. Selain itu, adanya e-warong juga untuk menekan praktik rentenir.
"E-warung ini kedepan aka nmenjadi salah satu sarana untuk menekan praktik rentenir. Peserta atau pemegang Kartu Sejahtera ini juga otomatis jadi anggota Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera," jelas Mensos.
Peluncuran e-warung selain diharidi Walikota Ridwan Kamil juga dihadiri beberapa pihak penting, antara lain Wakil Direktur Utama BNI Suprajanto, Direktur Pengembangan Bulog Imam Subowo, pimpinan Universitas Pajajaran, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), Bulog Jabar, BNI, Ototitas Jasa Keuangan (OJK) Jabar serta sejumlah stakeholder terkaitlainnya.
Layanan e-warong KUBE PKH yang dinaungi oleh Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) dan dukungan aplikasi layanan Bank BNI untuk penyaluran bantuan sosial dan subsidi dari pemerintah. Peluncuran di Kota Bandung langsung dengan 10 e-warong, salah satunya di Binongjati Kecamatan Batununggal. 
Berdasarkan data Kementerian Sosial RI, jumlah program keluarga penerima beras rakyat sejahtera (Rastra) di Kota Bandung sebanyak 62.225 kepala keluarga."E-warong ini ke depan akan menjadi salah satu sarana untuk menekan praktik rentenir. Peserta atau pemegang Kartu Sejahtera ini juga otomatis jadi anggota Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera," kata Khofifah. 
Penerima kartu peserta PKH akan mendapat senilai Rp105.000 setiap bulan untuk selanjutnya bisa digunakan untuk bertransaksi ke e-warong secara non tunai. "Ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memfasilitasi penerimaan subsidi secara non tunai, ke depan program bantuan lain bisa disalurkan dan menggunakan kartu ini," kata Menteri Sosial.Sementara itu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan menyambut baik karena e-warong merupakan ciri dari smartcity yang mengurangi transaksi langsun, namun menggunakan sistem nontunai. 
"Kota Bandung fokus untuk mendukung transaksi pertukaran barang dan mengurangi pembayaran tunai. Program e-warong ini merupakan ciri khas smartcity, dan selaras dengan program di Kota Bandung," kata Emil. 
Program e-warong yang dinaungi Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) nantinya berkolaborasi dengan Bulog Jabar yang akan memasok komoditas antara lain beras, terigu, minyak goreng dan gula pasir. Selanjutnya akan dilengkapi dengan komoditas bawang merah dan putih serta gas bersubsidi.
Penerima manfaatkan akan mendapatkan kartu dengan vitur e-woles yang bisa dimanfaatkan oleh keluarga penerima manfaat untuk mengakses dan menerima subsidi dari pemerintah. E-warong juga akan diperkuat aplikasi minimarket untuk mencatat transaksi dan ketersediaan stok barang serta akses ke BUMN yag terkait dalam program itu.
B.     Tekhnis Oprasional
Warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kartu khusus seperti kartu atm sebagai bukti penerimaan program EWarong KUBE-PKH KMIS. Lewat kartu itu nantinya warga bisa mengecek uang bantuan yang akan dikirimkan oleh pemerintah sebanyak Rp 600.000 per bulan di ATM BRI, BNI, BTN danMandiri terdekat atau mesin khusus yang dimiliki EWarong.
Selanjutnya, warga bersangkutan tinggal datang ke EWarong terdekat, untuk kemudian memilih barang yang ingin dibeli. Bermodal kartu program dan nomor pin, transaksi pun berjalan cepat, aman, lancar, dan terbukti lebih efisien dari penggunaan uang tunai.Tidak hanya kartu khusus, warga juga diberikan buku tabungan yang bisa dipergunakan untuk menabung sekaligus mendata bantuan yang mereka terima. Jadi, tak perlu resah kehilangan uang jika tidak sempat menghabiskannya dalam waktu sebulan. Saat ini, hanya 4 jenis sembako yang disubsidi pemerintah. Yakni beras, gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng.
Sehingga, sistem EWarong benar-benar mengupayakan warga miskin hidup sejahtera. Contoh, jika bulan ini hanya bisa menghabiskan uang bantuan sebanyak Rp 400.000, sisanya yang Rp 200.000 akan diakumulasikan dengan tambahan uang bantuan bulan selanjutnya. Jika setiap bulan salah seorang warga mendapatkan uang bantuan sebanyak Rp 600.000, total uang di buku tabungannya akan menjadi Rp 800.000
C.    Tujuan Dari E Warong
Melalui program ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia dan melalui kartu BISA yang difasilitasi BNI, pemberdayaan fakir miskin menuju masyarakat sejahtera dapat terwujud.Ditegaskan, dengan adanya program itu indikasi pemotongan bantuan sosial tidak akan terjadi karena dana langsung ditransfer ke rekening penerima bantuan. Dengan menggunakan kartu BISA dari BNI, dana tersebut akan diterima langsung penerima bantuan.Bantuan sosial, diakuinya memiliki banyak fungsi.  Di antaranya sebagai tabungan yang sekaligus dapat digunakan untuk berbagai transaksi non­tunai lain.
Pada tahun ini pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial PKH secara keseluruhan sebesar Rp9,8 triliun dan akan dinaikkan menjadi Rp12,7 triliun pada 2017. Adapun untuk bantuan beras sejahtera senilai Rp21,9 triliun,” jelas Khofifah.
D.    Evaluasi Kebijakan
Dengan melihat tujuan dari program e-warong yang berusaha untuk berusaha memberikan program yang tepat sasaran kepada pemerlu bantuan, selain itu program e-warong menjadi program yang mengintegrasi program lainnya dalam satu program e-warong ini. Saya piker program e-warong ini program yang cukup efektip dan efisienuntuk dilakukan.
      Dalam suatu keijakan kita juga harus melihat sejauh mana suatu program akan memenuhi ketercapaian tujuan, dimana tujuan program ini adalah untuk mempermudah para pemerlu bantuan untuk memperoleh berbagai macam bantuan. Melihat rancangan e-warung yang merencanakan mengadakan satu e-warung disetiap kecamatan untuk 1000 anggota peserta PKH terdekat dengan waktu yang tidak ditentukan akan memungkinkan efektifitas yang cukup baik untuk pencairan atau pengambilan bantuan, sehingga akan mengurangi kekisruhan atau antrian yang timbul setiap pengambilan atau pencairan bantuan.
      Apabila kita melihat apakah program e-warong ini merupakan kebijakan yang yang unngul atau tidak, menurut saya program e-warong ini merupakan kebijakan yang bisa dikatakan unggul. Kebijakan unggul merupakan suatu kebijakan yang didalamnya mengandung nilai cerdas, bijaksana dan memberikan haraoan baigi mereka yang membutuhkan. Menurut saya program ini merupakan program yang cerdas karena program ini tidak hanya memberikan bantuan kapada mereka yang membutuhkan, bantuan ini tidak hanya menjadi bantuan yang bersipat amal atau carity, melainkan program ini mengajarkan mereka yang mendapatkan bantuan untuk mandiri, menstimulus untuk menjadi mandiri, dimana e-warong tetap harus dikelola oleh masyarakat sehingga masyarakt berpartisipasi dalam setiap pemberian bantuan.
      Bijaksana, dalam program inipun saya rasa mengandung unsure bijaksana, dimana program ini memberikan kebebasan bagi pemerlu bantuan untuk menentukan bantuan berupa apa yang akan mereka ambil., apakah berbentuk uang tunai atau berupa sembako, semuanya dapat ditentukan dan diambil secara mandiri. Program ini bijaksana karena pemerintah tidak menentukan atau mengontrol mengenai jenis bantuan yang harus di ambil oleh masyarakat. Program ini pn cuku bijaksana karena secara perlahan melatihkan kamandirian dan kreatifitas bagi penerimanya.
      Bila berbicara unsir terakhir dalam program yang unggul, yaitu program tersebut haruslah memberikan harapan bagi penerima bantuan. Kebijakan atau program ini saya rasa sangat memberikan harapan kepada pemerlunya. Progrman ini tidak hanya memberikan bantuan yang habis digunakan, melainkan program ini memberikan sumber-sumber yang nantinya dapat dikelola oleh masyarakat, sehingga apabila program ini selesai masyarakt masih bisa melanjutkan kegiatan dari apa yang telah dihasilkan oleh program sebelumnya.







BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Setiap kebijakan dan program yang dilahirkan pasti akan memberikan manfaat bagi pemerlunya, namun pertanyaaanya sejauh mana manfaat yang diberikan, apakah program yang dilahirkan lebih besar memberikan manfaat positif atau malah lebih banyak dampak negative. Salah satu program yang mengusung system integrasi dengan program pemerintah lain, yaitu program e-warong yang dikeluarkan oleh kementrian sosial, memiliki harapan bahwa program ini bisa menjadi program yang bisa dikatakan tepat sasaran dan efektiv dalam pelaksanaanya.
Dengan mengacu kepad nilai kebijakan unggul, saya bisa mengatakan bahwa program e-warong adalah suatu program yang unggul, program ini memiliki tiga penilaian dasar suatu kebijakan atau program dikatakan sebagai suatu kebijakan yang unggul. Dimana dalam kebijakan ini mengandung nilai cerdas, bijaksana dan memberikan harapan.



kursi roda elektrik

kursi roda elektrik 
pada saat ini banyak saudara kita yang kurang beruntung, namun bukan berarti mereka tidak bisa melakukan apa yang dilakukan oleh orang - orang yang lebih beruntung daripada dirinya. kita orang orang di sekitar mereka yang kurang beruntung bisa ikut mendukung mereka untuk melakukan yang terbaik buat dirinya. kami dalam mendukung saudara kita yang kurang beruntung untuk mendapatkan peluang yang lebih dengan menciptakan alat dalam segi aksesibilitas berupa kursi roda elektrik yang tidak banyak bisa kita temukan di indonesia.

di bawah ini bisa dibuka link - link terkaitnya
https://bmelektrik.wordpress.com/
https://www.youtube.com/watch?v=u20QFnPRdGs
https://www.youtube.com/watch?v=BL78XHj21_k

semoga dukungan kami bisa membantu
bagi yang mau bertanya 
bisa menghubungi 083820633348