Jumat, 23 September 2016

Human Sosial Organitation


Human Sosial Organitation






Dosen Pengajar :
Susilawati, Ph. D
  
Disusun Oleh :
Rendra Ristiana
Soraya Medina
Aris Tristanto



SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL
BANDUNG
2016
A.    Definisi HSO
Organisasi pelayanan kemanusiaan (human service organization) merupakan organisasi yang mempunyai karakteristik khusus artinya berbeda dengan organisasi lainnya, seperti organisasi publik (public organization) dan organisasi bisnis (business organization) :
dua definisi organisasi pelayanan kemanusiaan yang diberikan oleh ahli.
1.      Proses dan strategi dalam mengelola lembaga/organisasi pelayanan sosial yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan (human values) dan kepuasan penerima pelayanan (client’s satisfaction) (Edi Suharto).
2.      sebagai sekumpulan individu yang tergabung dalam suatu organisasi yang fungsi utamanya adalah untuk melindungi, memelihara atau meningkatkan kesejahteraan pribadi individu-individu dengan cara menentukan atau menetapkan, merubah atau membentuk ciri-ciri pribadi mereka. (Marriane Woodside). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan dengan sederhanan
-          HSO adalah organisasi pelayanan,
-          Pemberian kepuasan pelayanan kepada individu dan kelompok
-          Memiliki struktur dan aturan
-          Memiliki program kerja,
-          Sekumpulan orang yang tergabung dalam satu lembaga
-          Pemberian pelayanan pertolongan kepada individu dan kelompok
-          Mengadvokasi setiap permasalahan individu.
-          Memiliki regulasi kerja yang jelas
Jadi secara keseluruhan lembaga pelayanan kemanusian atau human social
organitation adalah Lembaga pelayanan kemanusiaan yang memberikan pertolongan secara individu maupun kelompok, yang menjalankan tugas dan fungsinya. Yang memiliki struktur kerja dan program kerja pertolongan / layanan yang diperuntukan bagi individu dan kelompok untuk membantu menyelesaikan permasahan individu dan kelompok.
Berikut ini adalah beberapa kesamaan dan beberapa perbedaan yang membedakan organisasi social dengan organisasi public maupun bisnis yang dapat membuat kita semakin memahami definisi dari organisasi pelayanan sosial




Persamaan :
        
Karakteristik / Aspek
Persamaan
HSO
Organisasi Publik
Organisasi Bisnis
Fokus/Sasaran
Bekerja dengan kostumer/pengguna untuk memenuhi kebutuhan mereka
Bekerja dengan kostumer/pengguna untuk memenuhi kebutuhan mereka
Bekerja dengan kostumer/pengguna untuk memenuhi kebutuhan mereka
Dasar pijakan
Menggunakan berbagai disiplin ilmu/profesi
Menggunakan berbagai disiplin ilmu/profesi
Menggunakan berbagai disiplin ilmu/profesi
Pendekatan kerja
Berbagai pendekatan
Berbagai pendekatan
Berbagai pendekatan
Organisasi
Berupa organisasi yang sistemik
Berupa organisasi yang sistemik
Berupa organisasi yang sistemik
Pertanggungjawaban
Harus bisa dipertanggungjawabkan secara public
Harus bisa dipertanggungjawabkan secara publik
Harus bisa dipertanggungjawabkan secara publik

Perbedanaan :

Karakteristik / Aspek
Perbedaan
HSO
Organisasi Publik
Organisasi Bisnis
Bahan Baku
Manusia dengan masalahnya
Barang material, orang, jasa, informasi
Barang material
Tujuan
Terlalu abstrak, yaitu “kesejahteraan” sehingga sering disebut ambigu, tidak jelas, terlalu tinggi untuk diukur
Konkret, terukur karena yang di-treat adalah sesuatu yang konkret dan terukur.
Konkret, terukur karena yang di-treat adalah sesuatu yang konkret dan terukur.
Situasi yang melingkupi
Situasi moral yang ambigu, ada pergolakan lingkungan sosio-politik yang berbeda, sehingga seorang peksos di HSO harus bisa secara arif menyikapi perbedaan kepentingan yang ada.
Meski berurusan dengan publik, tetapi publik yang “sehat” sehingga tidak ada kepentingan yang berpotensi bertabrakan dgn kepentingan pihak lain. Maka, situasinya lebih terkontrol.
Iklim yang kondusif, seirama dengan ruh bisnis, maka seorang pebisnis cenderung lebih mudah mengambil sikap dan keputusan terkait bisnis mereka.
Teknologi Layanan
Terlalu luas, lebar, tidak pasti karena tujuan akhir yang ingin dicapai juga terlalu abstrak, yaitu “kesejahteraan”.
Spesifik, tergantung fokus publiknya. Misalnya pendidikan, maka teknologinya adalah audio-visual, internet, teknik pengajaran, teknik evaluasi semester.
Spesifik, tergantung fokus bisnisnya. Misalnya media massa, maka teknologinya adalah audio-visual, internet, satelit.
Kegiatan inti
Relasi yang baik antara peksos dengan klien. Outputnya adalah perubahan pada klien.
Relasi dengan berbagai pihak: kostumer, pegawai, manajemen, masyarakat (pihak lain), lembaga survey, dll.
Produksi barang atau jasa, penjualan, dan lain-lain.
Aktivitas
Kegiatan kurang reliabel dan efektif terhadap permintaan klien karena begitu luasnya “kesejahteraan”, sehingga cenderung resistan terhadap inovasi dan perubahan.
Sangat inovatif, berusaha mencari cara yang efektif dan efisien.
Sangat inovatif, berusaha mencari cara yang efektif dan efisien.

Dari table  diatas terlihat jelas perbedaan organisasi pelayanan social dengan organisasi lainnya memanglah sangat berbeda meskipun dalam beberapa hal memiliki kesamaan, namun hal tersebut tidak lantas menjadi dominan dan menjadikan organisasi layanan social menjadi sama dengan organisasi lainnya. Organisasi layanan social sangatlah memiliki kehasan. Yaheskel dalam bukunya Human Service Organization mengemukakan mengenai dua cirri yang membuat organisasi pelayanan social berbeda dengan organisasi lainnya, yang pertama yaitu material raw nya adalah manusia dan yang kedua adalah organisasi pelayanan social mendapatkan mandate untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dibantu.
B.     Sasaran HSO
Organisasi yang didirikan tentu memiliki sasaran yang ingin dicapai secara maksimal. Oleh karenanya suatu organisasi menentukan sasaran pokok mereka berdasarka kriteria-kriteria organisasi tertentu. Adapun sasaran yang ingin dicapai umumnya adalah:
1.      Organisasi berorientasi pada pelayanan (service organizations), yaitu organisasi yang berupaya memberikan pelayanan yang profesional kepada anggotanya maupun pada kliennya. Selain itu siap membantu orang tanpa menuntut pembayaran penuh dari penerima servis.
2.      Organisasi yang berorientasi pada aspek ekonomi (economic organizations), yaitu organisasi yang menyediakan barang dan jasa sebagai imbalan dalam pembayaran dalam bentuk tertentu.
3.      Organisasi yang berorientasi pada aspek religius (religious organizations)
4.      Organisasi-organisasi perlindungan (protective organizations)
5.      Organisasi-organisasi pemerintah (government organizations)
6.      Organisasi-organisasi sosial (social organizations)
C.     Ruang Lingkup HSO
Organisasi pelayanan kemanusiaan mencangkup berbagai bidang antara lain ; lingkungan, bantuankemanusiaan, konservasi, pendidikan, kesenian, isu-isu sosial, pelayanan kesehatan, dan lain-lain.

D.    Jenis – jenis HSO
1.Private nonprofit organizations
Organisasi pelayanan kemanusiaan non pemerintah. termasuk di dalamnya adalah Rumah Sakit, dan lembaga pemberi bantuan pelayanan kemanusiaan lainnya .
2. Public governmental agency.
Organisasi pelayanan kemanusian negara/state yang termasuk ke dalam bentuk ini mulai dari penjara, lembaga pelayanan kesejahteraan (Panti-panti) dan rumah sakit pemerintah.




Daftar Pustaka

Hidayat, Ardhi. “Human Service Organizations (HSO) : Organisasi yg fungsi utamanya utk mempertahankan atau meningkatkan personal well-being individu, dgn membentuk atau”. 26 Agustus 2016. http://slideplayer.info/slide/2301124/

Hasenfeld, Yeheskel. 1983. Human Service Oraganization. USA : Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs. 

Al-mukhlashin, Azizah. “Organisasi Sosial”. 26 Agustus 20016. https://aziza2009.wordpress.com/tag/sasaran-organisasi-sosial/

Insani, Ruli Adithya. “Ruang Lingkup Organisasi Pelayanan Manusia”. 26 Agustus 2016. https://www.scribd.com/doc/186462253/Kuliah-3-Ruang-Lingkup-Organisasi-Pelayanan-Kemanusiaan#download

Supiana, Ilham. “Manajeman HSO”. 6 Agustus 2016. http://ilhamsupiana.blogspot.co.id/2014/07/manajemen-hso.html#.V8AV_tJEl0s


 

1 komentar:

  1. mengapa organisasi pelayanan sosial disebut organisasi pelayanan kemanusian?

    BalasHapus